Cara Bikin Iklan Yang Bisa Nyerap Budget Ratusan Juta
Comment
4views
Cara Bikin Iklan Yang Bisa Nyerap Budget Ratusan Juta
Grand SlamยทApr 17, 2026
Video ini untuk yang sudah running iklan dan ingin scale. Kita belajar:
- Kenapa konten cepat jenuh di budget besar
- Alasan kita harus buat variasi konten iklan
- Memvariasi konten yang efektif mengatasi creative fatigue
Chapters
00:00
Introduction
01:25
Case 1
06:07
Case 2
10:06
Kenapa perlu variasi iklan?
11:00
Metode Modular Creative
14:35
Summary & Next Steps
Transcript
Copy
00:00
Kali ini kita akan bahas gimana caranya bikin kreatif atau video iklan yang bisa nyerap budget puluhan atau bahkan sampai ratusan juta dalam campaign kita.
00:10
Nah hari ini gue bakal bahas satu metode untuk bikin video-video iklan yang bisa bikin kita ngescale budget iklan kita.
00:19
Nah, video ini sebenarnya ditujukan untuk teman-teman yang udah mulai ngiklan dan pengen refresh kreatif atau pengen ningkatin budget tapi pengen videonya tetap works juga.
00:29
Nah, gue akan jelaskan satu metode.
00:33
Nah, cuman sebelum ke situ mungkin kita perlu ngerti dulu kenapa sih kita perlu bikin kreatif yang bisa nyerah budget, gitu.
00:43
Kenapa nggak video yang seperti biasa aja?
00:47
Nah, sebenarnya cara mainnya ini beda.
00:49
Dalam budget, dalam skala besar, atau mungkin bisa ada yang belasan, ada puluhan, atau bahkan ratusan juta, kita tuh butuh yang namanya variasi iklan.
00:58
Nah variasi iklan ini dibutuhkan supaya platform ini bisa dengan terus-menerus dan juga lebih cepat menemukan konten kita yang winning atau perform.
01:08
Nah dari situlah baru kita bisa nge-scale budget iklannya mungkin ada belasan puluhan sampai ratusan juta.
01:15
Jadi sebelum nge-scale sebenarnya kita perlu menemukan format konten yang winning dulu.
01:20
Nah dari situ kita perlu bikin variasi.
01:24
Kita akan belajar dari beberapa case kliennya Grand Slam.
01:28
Case klien pertama ini ada satu klien kita yang running 5 video iklan.
01:34
Awalnya dia bikin iklan, terus dia running iklan ini selama kurang lebih 3-4 bulan dengan budget.
01:40
dia naikin dalam periode tersebut dari sekitar 300 ribu sampai 1 juta per hari.
01:46
Jadi lumayan tuh dari mungkin sekitar 9-10 juta per bulan jadi sekitar 20-30 juta sebulan.
01:54
Tapi dalam periode ini pun ketika budgetnya naik ada beberapa iklan yang tadinya works jadi gak works lagi nih jadi turun gitu.
02:08
Biasanya kalau misalkan iklannya turun performanya biasanya advertiser ngapain?
02:13
Atau brand owner biasanya ngapain?
02:15
Kita ngeduplicate ad set coba atau ngeduplicate campaign-nya.
02:20
Sudah dilakukan sama klien ini tapi tetap nggak works juga.
02:25
Jadi begitu budgetnya naik iklannya mulai nggak perform.
02:30
Akhirnya balik ke kita nih setelah lima bulan, lima sampai enam bulan deh kalau nggak salah.
02:35
Nah habis itu minta videonya diganti.
02:37
Nah sebenarnya bisa aja sih videonya diganti, tapi yang gue tanya adalah kenapa nggak dari awal aja kayak atau dari bulan kedua gitu, coba di-refresh kreatifnya gitu kan.
02:47
Nah jawabannya adalah ya karena masih works.
02:51
Itu sangat, sangat apa ya, saya sangat wajar sih dan gue juga ngerti kalau misalnya iklan udah mulai running dan perform ya kenapa harus di otak atik gitu kan.
03:00
Nah tapi disinilah part dimana brand owners atau tim marketing atau tim kreatif itu tidak mengambil sebuah langkah.
03:09
Nah karena sebenarnya yang perlu kita sadari adalah Running iklan itu atau running video ads itu bukan cuman dapetin sales doang.
03:20
Ya memang nomor satunya adalah ningkatin sales lewat kampen iklan.
03:24
Tapi di luar itu ada benefit lain yang kita dapet yaitu kita sedang testing.
03:31
Kita jadi pengen tahu nih apa yang sebenarnya penonton sukai.
03:36
Jadi semakin cepat kita refresh video atau semakin sering kita testing video, semakin cepat kita tahu apa yang sebenarnya works di market kita.
03:49
Jadi bukan cuma salesnya naik doang, tapi ya memang Kita ngumpulin data-data atau ngumpulin alasan apa yang penonton sukai dari video kita, dari produk kita, dari brand kita.
04:06
Yang nantinya data ini akan dipakai atau digunakan untuk mengambil keputusan tertentu.
04:12
Misalnya develop produk baru atau bikin hook yang baru, storyline yang baru, kode action yang baru, talent, lokasi syuting, dan lain-lain.
04:21
Nah masalahnya adalah kita nggak bakal tau apa yang beneran works dan nggak works kalau yang di testing cuma 2, 3 atau bahkan 5 iklan selama jangka waktu tertentu gitu.
04:31
Jadi memang kita perlu refresh terus supaya kita beneran testing, beneran ngumpulin feedback, beneran ngumpulin data.
04:38
Jadi dari case nomor satu sebenarnya kita udah tahu bahwa untuk naikin budget kita butuh banyak variasi iklan.
04:46
gue akan jelaskan gimana sih ceritanya atau kenapa sih kita perlu banyak variasi video.
04:53
Ilustrasinya gini, jadi anggaplah satu ini ada kumpulan market, anggaplah kumpulan market ini bisa tertangkap dari satu video iklan.
05:04
Dan satu video iklan ini kita bisa tahu apa yang mereka suka dan mereka enggak suka.
05:09
Tapi masalahnya yaitu ada batasan dimana satu video iklan ini bisa menyerap budget.
05:16
Jadi kalau dia udah mentok budgetnya, impression ini kan nggak akan masuk lagi.
05:22
Karena dia nggak spending.
05:24
Artinya kita semakin nggak tau apa yang mereka suka atau tidak suka.
05:29
Caranya gimana untuk dapetin terus apa yang mereka suka dan nggak suka?
05:34
Caranya adalah perbanyak videonya.
05:37
Kalau tadi satu video itu bisa menangkap X impression, berarti jumlah video yang lebih banyak akan bisa menangkap impression yang lebih banyak.
05:46
Artinya feedbacknya akan lebih banyak juga.
05:50
Sebenarnya sesimpel itu penjelasannya.
05:53
Kenapa kita butuh variasi iklan?
05:55
Supaya impression yang masuk bisa lebih banyak.
05:59
Jadi kurang lebih seperti itu, simpelnya, logikanya.
06:04
Berikutnya adalah case yang kedua sebenarnya.
06:09
Ini masalahnya sedikit berbeda.
06:12
Jadi klien kita ini, klien yang kedua ini udah ngerunning jumlah iklannya sekitar 6-8 video per bulan, khusus video iklannya.
06:21
Tapi begitu naikin budget, ada beberapa iklan yang cepet banget fatiguenya atau jenuh.
06:31
Jadi performanya turun.
06:33
Kalau yang tadi budgetnya nggak keserap, kalau yang ini keserap sih, tapi cepet banget turunnya.
06:38
Kenapa ya?
06:39
Nah, ini sebenarnya hal yang wajar.
06:43
Kenapa?
06:43
Karena semakin tinggi budget kita, semakin cepat video kita akan didistribusikan, Dan orang tuh makin bosan ngeliat iklan-iklan kita.
06:55
Naikan budget itu bukan cuman sekedar kita naruh budget di platform terus budgetnya naik, enggak.
07:01
Tapi apa sih yang sebenarnya terjadi?
07:03
Jadi ketika budgetnya naik adalah artinya nomor satu video akan didistribusikan lebih cepat kepada audiens.
07:10
Nah misalnya gini, disini misalnya kita pakai budget misalnya contohnya 100 ribu, Per day.
07:17
Kita dapat 2 orang.
07:19
Gitu misalnya ya.
07:20
Berarti kalau misalnya kita pengen dapat 6 orang, kita perlu 300 ribu per day.
07:27
Ya kan?
07:27
Dan seterusnya, kalau misalnya kita mau berapa orang yang lebih banyak lagi, ya berarti kita perlu budget yang lebih banyak.
07:36
Ya kan?
07:37
Nah, jadi nomor 1, ketika budgetnya naik, artinya distribusi videonya akan jadi lebih cepat kepada audience.
07:48
apa?
07:48
Nah kalau lebih cepat artinya audiensnya akan jadi lebih broad.
07:54
Jadi bayangin gini misalnya contoh platform itu udah nge-reach audiens-audiens yang tahu kita.
08:02
Misalnya.
08:03
Nah, karena budgetnya gede, platform ini kan harus cariin audience kan buat kita.
08:10
Karena kita udah naruh budget, karena kita udah bayar gitu.
08:12
Intinya sih gitu.
08:13
Nah, tapi karena mencapai audience yang lebih luas, artinya kita bakal dapetin orang-orang yang mungkin belum aware sama produk atau brand kita.
08:24
Jadi ibaratnya kayak platform ini terus mencari audiens yang baru.
08:29
Sampai-sampai audiens yang belum kenal kita juga dapet iklannya.
08:34
Nah, karena semakin banyak orang yang nonton, jadinya semakin cepat fatigue-nya.
08:40
Kreatifnya lebih cepat jenuh.
08:43
Jadi, begitu budget kita ditambah, artinya distribusi videonya lebih cepat, dan video kita mungkin mencapai orang-orang yang bahkan belum tahu atau belum kenal produk atau brand kita.
08:54
Dan yang ketiga, karena di-share lebih banyak dan lebih sering, kreatifnya jadi lebih cepat jenuh.
09:03
Untuk meningkatin budget sebenarnya ada 3 hal ini yang terjadi di baliknya.
09:09
Nah dari sini akhirnya kita minta klien untuk, oke boleh nggak coba kuantiti videonya ditambahkan.
09:17
Akhirnya dia nambahin dari 8 video jadi sekitar 16 sampai 25 video sebulan.
09:22
Dan akhirnya apa?
09:23
Akhirnya ya dia dapat kreatif-kreatif yang spendingnya bisa bagus, artinya nge-spending terus.
09:31
Dan meskipun cepat fatigue, tapi karena variasinya banyak, jadi Platform ini punya lebih banyak peluru untuk di-share atau untuk ditembakkan kepada audiens kita atau target market kita.
09:46
Jadi yang nomor satu adalah spendingnya budgetnya terserah, tapi meskipun kreatifnya cepet vetik, dia punya lebih banyak variasi iklan sehingga platform itu punya lebih banyak peluru untuk di-share lah, punya lebih banyak video untuk di-share.
10:04
Nah dari sini kita udah tau nih konteks atau alasan kenapa sih kita harus bikin variasi iklan untuk bisa menciptakan campaign yang bisa nyerap budgetnya banyak.
10:15
Nah nomor satu kita tau bahwa goals dari running ads itu bukan cuman sales tapi kita juga sedang ngumpulin data untuk tau apa yang orang suka.
10:26
Nah biasanya orang yang suka itu tergambar dari konten yang winning.
10:30
Nah ketika kontennya udah winning ya kita cukup fokus ke konten-konten yang udah winning dan push ke arah sana.
10:36
Push into that direction.
10:39
Nah begitu udah di push ke direction yang sana, budgetnya naik kan?
10:44
Nah kreatifnya itu pasti fatigue.
10:46
Jadi kreatif fatigue itu udah pasti gak bisa dihindari karena budgetnya naik, iklannya di distribusi lebih cepat, yang nonton lebih banyak.
10:53
Jadi kreatifnya cepet fatigue.
10:56
Kayaknya dari sini kita udah tau nih alasan-alasannya.
10:59
Berikutnya adalah gimana caranya.
11:03
Oke saya udah tau nih alasan bikin variasi konten iklan.
11:09
Tapi berikutnya adalah gimana caranya bikin konten yang banyak.
11:13
Sebenernya ada satu metode yang dari awal saya share di title atau di opening.
11:20
Jadi satu metode yang bisa kita tes atau digunakan terutama di platform meta.
11:27
Nah caranya adalah ada yang namanya modular kreatif dan ini bukan ilmu baru.
11:32
Cuman saya aplikasikan ke dalam agency Grand Slam.
11:37
Nah jadi modular kreatif ini adalah ketika kita membuat iklan kita menjadi beberapa parts modular.
11:43
Artinya nantinya itu bisa disambung-sambungin.
11:46
Jadi setiap kali produksi iklan bayangin kita memproduksinya itu bukan satu video, bukan.
11:52
Tapi beberapa parts modular.
11:54
Kalo ngebayangin pabrik gitu ya, pabrik mobil, ada yang ngebikin ban, ada yang ngebikin pintu, ada yang ngebikin jendela, ada yang ngebikin mesin, nah nantinya ujung-ujungnya akan di assembly kan, digabungin.
12:09
Nah sama seperti itu.
12:10
Jadi bikin kontennya itu bukan cuma satu konten.
12:15
Tapi beberapa parts.
12:17
Nah partsnya itu ada apa aja?
12:19
Ada hook, ada body, sama call to action.
12:23
Nah tapi hooknya itu kita gak bikin satu, cuman lima.
12:28
Bodinya juga kita bikin tiga, call to actionnya dua.
12:31
Nah dari sini nantinya setiap part-part ini akan kita gabungin menjadi satu video.
12:37
Jadi hook 1 masuk ke body 1, body 1 masuk call to action 1.
12:42
Hook 1 masuk body 2, body 2 call to action 1.
12:45
Hook 1 masuk body 3, body 3 call to action 1 dan seterusnya.
12:51
Gitu ya.
12:54
Nah begitulah intinya gitu kalau dari gambar kelihatannya.
12:58
Jadi nantinya kita punya beberapa parts atau modular kreatif kan sebenarnya.
13:03
Nah yang terjadi adalah ketika kita memasangkan semuanya itu yang terjadi adalah kita punya total 30 video dari 5 modular hook, 3 modular body dan 2 call to action.
13:18
Jadi 5 dikali 3 15, 15 dikali 2 30.
13:23
Nah ini bisa diproduksi dalam 1 sampai 2 hari syuting.
13:28
Jadi kita bikin beberapa part hook, beberapa part body dan beberapa part call to action.
13:33
Nah 30 video ini sebenarnya udah cukup banget untuk meng-cover budget yang besar belasan sampai puluhan juta gitu atau mungkin ratusan ya.
13:46
Jadi kalau misalnya semakin besar budget nantinya kita tinggal bikin beberapa part modular yang berbeda lagi.
13:54
Jadi kita enggak perlu bikin benar-benar 30 video, enggak perlu.
13:58
Cuma kita bikinnya beberapa parts modular video yang nantinya jika digabungkan akan menjadi 30 video total.
14:09
Jadi namanya adalah modular kreatif dan ini yang kami gunakan di agensi kami secara bulanan.
14:18
Kita ngelakuin ini untuk beberapa klien kami yang budgetnya besar.
14:23
Jadi kita udah belajar kenapa kita perlu bikin variasi konten iklan dan gimana caranya.
14:30
Yang nextnya apa?
14:31
Nextnya adalah tinggal eksekusinya.
14:33
Tapi kalau misalnya mau kita recap lagi kenapa alasan kita harus bikin variasi konten iklan untuk nyerap budget sampai ratusan juta karena kita tahu goalsnya bukan cuma naikin sales tapi juga nyari feedback dan konten-konten yang winning.
14:50
Begitu udah ketemu yang winning, nomor dua kita fokus ke sana pushing to.
14:54
through that direction.
14:57
Tapi jangan panik kalau misalkan budgetnya udah naik itu pasti terjadi kreatifatik.
15:03
Kenapa?
15:03
Karena budget kita besar artinya mempermudah platform mendistribusi budget iklan kita dengan adanya variasi iklan.
15:11
Dan gimana caranya bikinnya?
15:13
Ya itu adalah dengan modular kreatif.
15:16
Nextnya tinggal dieksekusi, disesuaikan sama brand kamu dan produk kamu dan juga tim kamu.
15:24
Tapi kalau misalnya masih belum paham, kami ada free webinar setiap minggunya.
15:29
Jadi nanti tinggal klik link di bio atau di description di somewhere di page ini.
15:37
Kita ketemu di webinar nanti.
15:39
Sampai jumpa.
Comments
Comments
No comments yet
Cara Bikin Iklan Yang Bisa Nyerap Budget Ratusan Juta โ Tella